Jenis-Jenis Mata Glaukoma Yang Harus Anda Waspadai

Jenis-Jenis Mata Glaukoma Yang Harus Anda Waspadai ,- Dikenal sebagai salah satu penyakit mata yang berbahaya, mungkin anda ingin tahu apa sih sebenarnya glaukoma itu dan mengapa glaukoma disebut sebagai penyakit yang berbahaya. Bagaimana tidak? Penyakit glaukoma ini faktor penyebab kebutaan kedua setelah katarak.

Jenis-Jenis Mata Glaukoma Yang Harus Anda Waspadai

Gejala dan Faktor Risiko Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang ditandai oleh kerusakan saraf optik yang dikaitkan dengan peningkatan tekanan bola mata dan gangguan lapang penglihatan. Kerusakan ini bersifat permanen, dan dapat berakhir pada kebutaan.

Penyakit ini adalah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung. Kebutaan pada glaukoma disebabkan oleh saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada dibelakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Glaukoma bisa menyerang siapa saja, deteksi dan penanganan dini adalah jalan satu-satunya untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma. Bagi anda yang beresiko tinggi disarankan untuk memeriksakan mata anda secara teratur sejak usia 35 tahun, berikut dibawah ini faktor risiko:

  1. Riwayat glaukoma di dalam keluarga, saudara sekandung lebih beresiko dibandingkan orang tua dan anaknya
  2. Tekanan bola mata tinggi
  3. Miopi (rabun jauh)
  4. Diabetes (kencing manis) dengan gula tinggi yang lama
  5. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  6. Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)
  7. Kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  8. Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama
  9. Lebih dari 45 tahun

Jenis-Jenis Mata Glaukoma Yang Harus Anda Waspadai

Glaukoma dapat menyebabkan kebutaan secara perlahan-lahan yang sifatnya permanen. Gejala glaukoma biasanya tidak ada keluhan, namun secara perlahan penglihatan menurun dan luas pandang menjadi semakin menyempit. Berikut jenis-jenis glaukoma.

  1. Glaukoma Sudut Terbuka

Penyakit Glaukoma sudut terbuka /simpleks adalah glaukoma yang penyebabnya tidak diketahui, sudut terbuka ini merupakan suatu glaukoma primer yang ditandai dengan sudut bilik mata terbuka.  Glaukoma sudut terbuka atau bisa disebut si pencuri penglihatan  dan pasien sering tidak menyadarinya. Pada umumnya mulai terjadi pada usia di atas 40 tahun.

Glaukoma sudut terbuka adalah tipe yang paling umum dijumpai, biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan bahkan hingga bertahun-tahun. Tidak ditemukan gejala jelas sampai sudah terjadi kerusakan berat pada saraf optik dan pada fungsi penglihatan telah terpengaruh secara permanen.

Gejala Glaukoma Sudut Terbuka

  • Pasien akan mengalami pandangan “terowongan” bertahap atau penyempitan daerah pandangan dari luar kedalam. Gejala ini adalah gejala yang paling sering ditemui pada penderita penyakit glaukoma sudut terbuka atau kronis
  • Bintik-bintik merata di sisi anda (perifer)l atau penglihatan sentral, sering pada kedua mata
  • Sakit kepala ringan
  • Gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan)

Faktor Risiko Glaukoma Sudut Terbuka

  • Usia : Insidensi meningkat seiring usia, paling sering terjadi setelah usia 65 tahun (jarang terjadi sebelum usia 40
  • Riwayat keluarga : Ada komponen yang jelas diwariskan pada banyak individu (fasilitas aliran keluar untuk cairan dan ukuran diskus yang karakteristiknya diwariskan). Namun, diperkirakan ada tingkat fenotipe (penetrance) dan ekspresivitas variabel gen yang tidak lengkap terlibat pada gangguan ini.
  • Ras : Tiga hingga lebih umum terjadi pada orang afro karibia dimana penyakit ini cenderung terjadi lebih dini dan lebih parah.
  • Hipertensi Okuler : ini adalah faktor risiko utama untuk terjadinya glaukoma sekitar 9% pasien terkena glaukoma dalam lima tahun jika tidak diobati
  • Faktor lainnya : miopia (rabun jauh) dan penyakit retina (misalnya oklusi vena retina pusat, ablasi retina dan retinitis pigmentosa) diabetes dan hipertensi sistemik juga hipotensi sistolik juga dapat menyebabkan risiko)
  1. Glaukoma Sudut Tertutup

Glaukoma sudut tertutup adalah penyakit serius yang membuat tekanan di dalam mata anda anda(  disebut juga tekanan intraokular) mendadak naik, bahkan hanya dalam hitungan jam. Ini terjadi saat air mata tidak bisa melembabkan mata seperti seharusnya.

Jika tidak diobati, semua jenis glaukoma akan memicu kerusakan pada nervus optikus, saraf yang mentransmisikan sensoris penglihatan ke otak bagian occipital area broadman 17, 18, 19 dan memicu kebutaan.

Pada glaukoma sudut tertutup, trabekular ,meshwork terobstruksi rusak. Akibatnya cairan tidak dapat mengalir dengan mudah, atau terobsruksi total. Cairan ini kemudian meningkatkan tekanan bola mata dan dapat kita periksa dengan alat dan penekanan pemeriksaan fisik.

Jenis Glaukoma Sudut tertutup

  1. Glaukoma Sudut Tertutup Primer

Pada jenis ini, struktur mata membuat iris menjadi menekan terhadap trabekular meshwork. Ini terjadi karena sudut antara iris dan kornea sangat sempit, bola mata relatif pendek dari depan ke belakang, lensa menebal dan dan iris tipis.

  1. Glaukoma Sudut Tertutup Sekunder

Pada jenis sekunder ini penyebab yang mendasari lain menyebabkan perubahan pada mata yang memicu penekanan pada iris terhadap trabekular meshwork. Penyebab yang mendasari tersebut seperti : injuri mata, diabetes, katarak berat, tumor dan peradangan mata.

Gejala Glaukoma Sudut Tertutup

  • Nyeri mata berat datang tiba-tiba
  • Pandangan kabur
  • Kilatan halo saat melihat obyek
  • Mata merah, tendernes dan mengeras karena tekanan meningkat
  • Merasa mual dan muntah

Faktor Risiko Glaukoma Sudut Tertutup

  • Usia lebih dari 40 tahun, terutama 60-70 tahun.
  • Menderita rabun dekat
  • Memiliki saudara dan orang tua dengan penyakit yang sama
  • Orang asia tenggara dan wanita
  1. Glaukoma Kongenital

Glaukoma kongenital adalah suatu keadaan dimana terdapat tekanan bola mata yang meninggi, yang akan menimbulkan kerusakan pada mata dan memburuknya tajam penglihatan pada waktu permulaan masa bayi atau pada masa kanak-kanak .

Penyebab Glaukoma Kongenital

Apabila sel dan jaringan mata bayi tidakp tumbuh dan berkembang sewajarnya di dalam kandungan, bayi mungkin memiliki masalah drainase drainase mata setelah ia lahir. Namun, sebenarnya penyebab dari glaukoma kongenital belum diketahu secara pasti.

  1. Gejala Sekunder

  • Keluar air mata berlebihan (disebut epifora)
  • Sensitivitas pada cahaya silau (disebut photophobia)
  • Kejang kelopak mata (disebut blepharospasm)

Glaukoma Sekunder

Penyakit glaukoma sekunder adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan didalam mata. Glaukoma terjadi secara tibak-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan dari kebutaan

Penyebab Glaukoma Sekunder

  • Faktor keturunan. Penyakit glaukoma cenderung diturunkan dari orang tua
  • Penyakit diabetes melitus, glaukoma akan dialami oleh para penderita diabetes melitus
  • Cedera, infeksi dan peradangan mata
  • Penyumbatan pada pembuluh darah dimata
  • Pernah melakukan operasi.

Gejala Glaukoma Sekunder

  • Infeksi
  • Peradangan
  • Katarak yang meluas
  • tumor

Segera lakukan pengobatan jika anda mengalami glaukoma, jangan sampai anda membiarkannya karena itu sangat berbahaya bagi kondisi anda dan melakukan pencegahan sejak dini sangat dianjurkan agar mata tetap sehat tanpa masalah.

Obat Glaukoma Ampuh  >> KLIK DISINI

Nah, itulah Jenis-Jenis Mata Glaukoma Yang Harus Anda Waspadai,  semoga dengan anda membaca arrtikel ini bisa bermanfaat bagi anda dan bisa menjawab permasalahan  dalam kehidupan anda.

Posted by: 

Obat Mata Glaukoma

1 Trackback / Pingback

  1. Manfaat Eyebright Untuk Mata Glaukoma - OBAT GLAUKOMA ALAMI TANPA OPERASI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*